FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN
1.
Fungsi
Media Pembelajaran
a.
Fungsi
Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
b.
Fungsi
Semantik: kemampuan media dalam menambah
perbendaharaan kata (simbol verbal) yang makna atau maksudnya benar-benar
dipahami peserta didik.
c.
Fungsi
manipulatif: didasarkan pada ciri-ciri umum yang dimiliki, media memiliki dua
kemampuan yakni mengatasi ruang dan waktu dan mengatasi keterbatasan inderawi.
1)
Kemampuan
media pembelajaran dalam mengatasi batas ruang dan waktu: kemampuan
menghadirkan objek atau peristiwa seperti bencana alam, proses metamorfosis
kupu-kupu, peristiwa searah, dll.
2)
Kemampuan
media pembelajaran dalam mengatasi keterbatasan inderawi manusia: membantu
siswa memahami objek yang sangat sulit dipahami karena terlalu kecil seperti
molekul, sel atau membantu siswa dalam memahami objek yang bergerak terlalu
cepat atau terlalu lambat seperti metamorfosis.
d.
Fungsi
Psikologis:
1)
Fungsi
Atensi: media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap materi
pelajaran.
2)
Fungsi
Afektif: menggugah perasaan, emosi dan tingkat penerimaan atau penolakan siswa
terhadap sesuatu.
3)
Fungsi
Kognitif: memperoleh dan menggunakan bentuk-bnetuk representasi yang mewakili
objek-objek yang dihadapi baik objek itu berupa orang, benda atau kejadian atau
peristiwa.
4)
Fungsi
Imajinatif: media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinasi
siswa yang menimbulkan kreasi objek-objek baru sebagai rencana bagi masa depan.
5)
Fungsi
Motivasi: seni mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar
sehingga tujuan pelajaran tercapai.
e.
Fungsi
Sosio-Kultural: mengatasi hambatan sosio-kultur ( suku, adat, keyakinan,
lingkungan, pengalaman) antar peserta komunikasi pembelajaran.
2.
Media
dalam prose pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok besar, yaitu:
a.
Media
Audio: media yang melibatkan indera pendengaran dan hanya mampu memanipulsi
kemampuan suara saja seperti pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata), dan
pesan nonverbal (bunyi-bunyian dab vokalisasi).
1)
Kelebihan
media audio: mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu serta memungkinkan
menjangkau sasaran yang luas, mampu mengembangkan daya imajinasi pendengar,
mampu memusatkan perhatian siswa pada penggunaan kata-kata, bunyi dan arti dari
kata/ bunti itu.
2)
Kekurangan
media audio: komunikasinya hanya stu arah dan hanya mengandalkan slah satu dari
kelima indera kita.
3)
Penyaian
bahan program media audio: talkshow dan diskusi, drama atau sandiwara,
bercerita/ berdongeng, model (model-audio adalah materi program ini dharapkan
dapat ditiru oleh pendengarnya, musik dan lagu.
4)
Jenis
media yang termasuk media ini adalah program radio dan program media rekam yang
disalurkan melalui hardware seperti radio dan alat-alat perekam seperti
phonograph record, open reel tapes, cassette tapes, compact disk.
b.
Media
Visual: media yang hanya melibatkan indera penglihatan.
1)
Karakteristik
media visual
a)
Pesan
Visual: gambar, grafi(grafik garis, grafik batang, grafik lingkaran dan grafik
simbol), diagram, bagan (bagan organisasi, bagan arus, bagan pohon, bagan
proses), peta,.
b)
Penyalur
Pesan Visual-Nonverbal-Grafis: buku dan modul
2)
Jenis
media yang termasuk dalam media ini diantaranya adalah media cetak-verbal
(pesan linguistik berbentuk tulisan), media cetak-grafis (gambar, sketsa,
lukisan, foto, grafik, diagram, peta dan bagan), dan media visual non-cetak (miniatur,
mock up, specimen, dan diorama). Jenis media yang pertama dan kedua bisa dibuat
dalam bentuk media seperti buku, majalah, koran, modul, komik, poster, atlas, dl).
c.
Media
Audio Visual: media yang melibatkan indera pendengaran dan penglihatan
sekaligus dalamm satu proses. Media audiovisual dibagi menjadi 2 jenis, jenis
pertama dilengkapi fungsi peralatan suara dan gambar dalam stu unit (media
audio visual murni), yang kedua media audiovisual tidak murni yakni peralatan
visual lainnya bila diberi unsur suara dari rekaman kaset yang dimanfaatkan
secara bersamaan dalam satu waktu.
1)
Manfaat
dan karakteristik media audio visual:
a.
Mengatasi
keterbatasan jarak dan waktu
b.
Mampu
menggambarkan perstiwa-peristiwa masa lalu secara realistis dalam waktu yang
singkat
c.
Film
dapat membawa anak dari negara yang satu ke negara yang lain dan dari masa yang
satu ke masa yang lain
d.
Pesan
yang disampaikannya cepat dan mudah
diingat
e.
Mengembangkan
pikiran dan pendapat siswa
f.
Memperjelas
hal-hal yang abstrak dan memberikan gambaran yang lebih realistis.
2)
Kelemahan
media audiovisual:
a.
Terlalu
menekankan pentingnya materi daripada prose pengembangan materi tersebut.
b.
Memerlukan
biaya yang banyak dalam pembuatannya.
3)
Jenis
media audiovisual
a)
film:
film dokumenter, film docudrama ( film-film dokumenter yang membutuhkan
pengadeganan), film drama dan semidrama , dll.
b)
Video:
video pita magnetik, video disc, dll.
c)
Televisi:
bersifat langsung dan nyata serta disajikan peristiwa yang sebenarnya,
memperluas tinjauan kelas, melintasi berbagai daerah atau negara, dapat
menciptakan kembali peristiwa masa lampau, menarik minat anak, dll. Tepai
televisi bersifat satu arah.
d)
Multimedia:
media yang melibatkan berbagai indera dalam sebuah proses pembelajaran. Media
yang termasuk dalam media ini adalah segala sesuatu yang memberikan pengalaman
secara langsung, bisa melalui:
1)
Komputer:
multimedia presentasi, program multimedia interaktif, sarana simulasi, video
pembelajaran, e-learning.
2)
internet
3)
pengalaman
langsung: pengalaman berbuat, pengalaman terlibat (permainan dan simulasi,
bermain peran dan forum teater, (lingkungan nyata dan karyawisata).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komen o yo rek,, *suwun