PENYUSUNAN INSTRUMEN RANAH
KOGNITIF
1.
Aspek
kognitif dibedakan atas enam jenjang menurut Taksonomi Bloom (1995):
a.
Pengetahuan (Knowledge): aspek yang paling dasar
dalam Taksonomi Bloom disebut aspek ingatan, dalam aspek ini seseorang dituntut
untuk dapat mengenali atau mengetahui adanya konsep, fakta atau istilah-istilah
tanpa mengerti atau menggunakannya.
b.
Pemahaman (Comprehension): siswa dituntut memahami
atau mengerti apa yang diajarkan, mengetahui apa yang sedang dikomunikasikan
dan dapat memanfaatkan isinya tanpa keharusan menghubungkannya dengan hal-hal
lain.
c.
Penerapan (Application): siswa dituntut kesanggupan
ide-ide umum, tata cara, ataupun metode-metode, prinsip-prinsip, serta
teori-teori dalam situasi baru dan konkret.
d.
Analisis (Analysis): siswa dituntut untuk dapat menguraikan suatu situasi atau
keadaaan tertentu ke dalam unsur-unsur atau komponen komponen pembentukannya.
Kemampuan dalam analisis diklasifikasikan atas 3 kelompok, yaitu: analisis
unsur, analisis hubungan, dan analisis prinsip-prinsip yang terorganisasi.
e.
Sintesis (Synthesis): siswa dituntut untuk dapat menghasilkan sesuatu yang baru dengan
jalan menggabungkan berbagai faktor yang ada.
f.
Penilaian (Evaluation): siswa dituntut untuk dapat
mengevaluasi situasi, keadaan, pernyataan, atau konsep berdasarkan suatu
kriteria tertentu.
2.
Kata
kerja yang digunakan dalam domain kognitif:
|
No
|
Jenis Hasil Belajar
|
Indikator-indikator
|
Cara Pengungkapan
|
|
1.
|
Pengetahuan
|
Dapat menyebutkan/
menunjukkan lagi.
|
Pertanyaan/tugas/tes
|
|
2.
|
Pemahaman
|
Dapat menjelaskan/ mendefinisikan.
|
Pertanyaan/soal/tugas
|
|
3.
|
Penerapan
|
Dapat memberi contoh/
memecahkan masalah.
|
Tugas/persoalan/tes
|
|
4.
|
Analisis
|
Dapat menguraikan/
mengklasifikasikan
|
Tugas/menganalisis masalah
|
|
5.
|
Sintesis
|
Dapat menyimpulkan kembali,
menggeneralisasikan
|
Tugas/persoalan
|
3. Langkah-langkah penyusunan Tes Kognitif
a.
Menentukan
standar kompetensi
b.
Menentukan
kompetensi dasar
c.
Menentukan
indikator-indikator sesuai SK dan KD
d.
Membuat
tabek spesifikasi tes (kisi-kisi) pada domain kognitif
e.
Membuat
butir tes sesuai dimensi dan indikator
f.
Melakukan
uji coba butir tes
g.
Menguji
persyaratan tes dan analisis butir.
h.
Menentukan
skor untuk tiap butir
i.
Mengolah
skor tes dengan menggunakan interpretasi Norma atau patokan dalam menentukan
nilai peserta didik.
PENYUSUNAN INSTRUMEN TES
PSIKOMOTORIK
1.
Pengertian
Ranah Psikomotor: Menurut Bloom (1979) ranah psikomotor berhubungan dengan hasil
belajar yang pencapaiannya melalui keterampilan manipulasi yang melibatkan otot
dan kekuatan fisik. Jadi ranah psikomotor lebih menekankan pada kemampuan
praktik.
2.
Bentuk
tes psikomotorik:
a.
Tes
paper and pencil
b.
Tes
identifikasi
c.
Tes
simulasi
d.
Tes
unjuk kerja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komen o yo rek,, *suwun