ANALISIS
PENERAPAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI PADA BLUE BIRD GROUP
A.
PEDAHULUAN
Perkembangan
sistem teknologi informasi yang sangat cepat sekarang ini telah membuat dunia
bisnis dan tingkat persaingan semakin meningkat. Hal ini menjadikan sistem teknologi
informasi memegang peranan penting bagi setiap perusahaan dalam mencapai
tujuan. Perusahaan berlomba-lomba membuat sistem yang lebih efektif dan efisien
dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Jogiyanto
(2009: 4) menyebutkan bahwa sistem teknologi informasi merupakan sistem yang
menggunakan teknologi informasi untuk menghasikkan informasi yang berguna.
Salah satu perusahaan yang memanfaatkan perkembangan
teknologi informasi untuk menunjang operasional bisnis perusahaan adalah Blue
Bird Group. Blue Bird Group telah memperluas jenis layanannya,
mulai dari regular taxis (Blue Bird & Pusaka) sampai
dengan executive taxi (Silver Bird), limousine & car rental (Golden
Bird), charter bus (Big Bird), Logistic (Iron Bird Logistic), Industry (Restu
Ibu Pusaka-Bus Body Manufacturing & Pusaka Niaga Indonesia), Property
(Holiday Resort Lombok & Pusaka Bumi Mutiara), IT & Supporting Services
(Hermis Consulting-IT SAP, Pusaka Integrasi Mandiri-EDC, Pusaka GPS, Pusaka
Buana Utama-Petrol Station, Pusaka Bersatu-Lubricant, Pusaka Sukucadang
Indonesia-Spare Part) dan Heavy Equipment (Pusaka Andalan Perkasa & Pusaka
Bumi Transportasi). yanan Blue Bird Group dapat dinikmati termasuk Jakarta dan
sekitarnya, Bali, Bandung, Banten, Batam, Lombok, Manado, Medan, Padang,
Pekanbaru, Palembang, Semarang, Solo, Surabaya dan Yogyakarta.
Visi
dari Blue Bird Group adalah Menjadi Perusahaan yang mampu bertahan dan
mengedepankan kualitas untuk memastikan kesejahteraan yang
berkelanjutan bagi para stakeholder. Sedangkan misinya adalah tercapainya kepuasan pelanggan,
dan mengembangkan serta mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar di
setiap kategori yang kita masuki. Dalam transportasi darat, kita menyediakan
layanan yang handal, dan berkualitas tinggi dengan penggunaan sumber daya yang
efisien dan kita melakukannya sebagai satu tim yang utuh. Blue Bird Group juga
telah mendapatkan corporate award dan social media award.
Dalam rangka mendukung kegiatan
usaha, Blue
Bird Group
menggunakan
jaringan
teknologi informasi yang luas melalui penggunaan perangkat lunak yang dikembangkan
oleh pihak ketiga atau yang disediakan oleh para penyelenggara teknologi
ternama, termasuk SAP dan program manajemen armada Perseroan, beserta sistem
yang telah dikembangkan secara internal yang telah disesuaikan untuk setiap
kegiatan usaha Perseroan. Perseroan juga telah menerapkan sistem ERP yang
seragam di seluruh kegiatan usaha. Selain itu, teknologi pengelolaan hubungan
klien Perseroan memberikan Perseroan kendali penuh dan visibilitas atas
penjualan, pemasaran dan pelayanan pelanggan.
Penulis tertarik untuk membahas
lebih lanjut tentang sistem teknologi informasi yang digunakan oleh Blue Bird
Group. Sehingga dalam paper ini akan menganalisis lebih lanjut tentang
penerapan sistem teknologi informasi yang ada pada Blue Bird Group.
B.
PEMBAHASAN
1.
Profil Perusahaan Blue Bird Group
Nama
perusahaan ini adalah PT. Blue Bird, Tbk yang berdiri tanggal 29 Maret 2001. Perusahaan
ini merupakan operator taksi dengan armada terbesar di Indonesia yang
dilengkapi dengan sistem argometer dan radio komunikasi. Selain itu, penggunaan
sistem GPS pada armada kami juga memberikan rasa aman kepada para pelanggan. Kegiatan
usaha perseroan terbagi dalam dua segmen, yaitu taksi dan non taksi.
a)
Segmen
Taksi terdiri dari:
·
Taksi
Reguler
Perseroan
menyediakan layanan taksi reguler dengan merek “Blue Bird” dan “Pusaka” di 15
lokasi di Indonesia, diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung dan Bali. Per
tanggal 31 Desember 2015 Perseroan memiliki dan mengoperasikan armada taksi
terbesar di Indonesia sejumlah 26.719 unit.
·
Taksi
Eksekutif
Perseroan
melalui merek “Silver Bird” mengoperasikan kegiatan usaha taksi eksekutif di
Jakarta dan Surabaya. Layanan tersebut diberikan kepada para pelanggan dengan
menggunakan armada kendaraan mewah yang memiliki interior yang nyaman dan luas.
Sampai dengan akhir tahun 2015, armada taksi eksekutif yang beroperasi sejumlah
1.223 unit.
b)
Segmen
Non Taksi terdiri dari:
·
Limosin
dan Sewa Mobil
Perseroan
melalui Pusaka Prima Transport menyediakan layanan berdasarkan sewa harian
maupun berdasarkan kontrak jangka panjang di 12 lokasi, diantaranya Jakarta,
Surabaya, Bandung, dan Bali. Perseroan
menyediakan layanan kendaraan sewa harian beserta pengemudi dengan
target konsumen yaitu pelanggan individual maupun korporasi. Sedangkan layanan
kendaraan kontrak jangka panjang menargetkan pasar perusahaan dan ditawarkan
dengan pengemudi maupun tanpa pengemudi. Sampai akhir tahun 2015,
kendaraan-kendaraan yang dimiliki dan beroperasi adalah sebanyak 4.918 unit.
·
Sewa
Bus
Perseroan
melalui Big Bird Pusaka mengoperasikan kegiatan usaha penyewaan bus di 8
lokasi, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Medan, Padang, Palembang, dan
Yogyakarta. Layanan tersebut pada umumnya ditujukan bagi pelanggan korporasi
domestik maupun internasional, termasuk sekolah-sekolah internasional dan
perusahaan-perusahaan multinasional di Jakarta. Sampai akhir tahun 2015, armada
bus yang dimiliki dan beroperasi sebanyak 567 unit.
2.
Sistem Teknologi Informasi pada Blue
Bird Group
Perseroan
menggunakan sistem Teknologi Informasi di dalam operasi Perseroan, termasuk
proses pemesanan taksi, proses transaksi, manajemen armada dan proses
pembayaran, serta manajemen mutu, pemeliharaan aset, sumber daya manusia dan
akuntansi keuangan. Infrastruktur TI sangat dibutuhkan guna menunjang kegiatan
usaha Perseroan serta pencegahan terhadap hacker atau serangan cyber. Perseroan
menggunakan perangkat lunak, peralatan dan jasa yang dikelola oleh pihak ketiga
dalam operasi kegiatan usaha Perseroan. Perseroan juga telah menerapkan sistem
ERP-SAP yang seragam di seluruh kegiatan usaha. Sistem ERP-SAP adalah salah
satu sistem inti di sistem informasi perseroan, disamping juga terdapat sistem
informasi lainnya yang dikembangkan sendiri untuk pemenuhan kebutuhan
otomatisasi operasi perseroan secara efektif dan efisien.
Kurnia
(2009) mengungkapkan bahwa SAP (System Application and Product in data
processing) merupakan software Enterprise Resources Planning (ERP), yaitu
suatu tools IT dan manajemen untuk membantu perusahaan merencanakan dan
melakukan kegiatan operasionalnya secara lebih efisien dan efektif. SAP terdiri
dari sejumlah modul aplikasi yang mempunyai kemampuan mendukung semua transaksi
yang perlu dilakukan suatu perusahaan dan tiap aplikasi bekerja secara
berkaitan satu dengan yang lainnya. Semua modul aplikasi di SAP dapat bekerja
secara terintegrasi/terhubung yang satu dengan lainnya. Modul SAP terdiri dari:
1) SD-Sales
& Distribution
Membantu
meningkatkan efisiensi kegiatan operasional berkaitan dengan proses pengelolaan
customer order (proses sales, shipping dan billing).
2) MM-Materials
Management
Membantu menjalankan
proses pembelian (procurement) dan pengelolaan inventory.
3) PP-Production
Planning
Membantu proses
perencanaan dan kontrol daripada kegiatan produksi (manufacturing) suatu
perusahaan.
4) FI-Financial
Accounting
Mencakup standard
accounting cash management (treasury), general ledger, account payable, account
receiveable dan konsolidasi untuk tujuan financial reporting.
5) CO-Controlling
Mencakup cost
accounting, mulai dari cost center accounting, cost element accounting, dan
analisa profitabilitas.
Fungsi
utama platform Teknologi Informasi pada Blue Bird Group:
1)
Pengolahan
transaksi
Mengelola pemesanan, perubahan dan
pembatalan, merekam semua informasi mengenai pemesanan, serta transaksi taksi,
kendaraan limusin dan sewa mobil dan bus. Sistem pengolahan transaksi Perseroan
terdiri dari perangkat lunak yang dikembangkan/diizinkan oleh SAP beserta
aplikasi yang telah dikembangkan secara internal.
2)
Pengelolaan
armada
Mengelola setiap kendaraan Perseroan
sejak pembelian, pemberangkatan dan pengembalian ke pool, hingga pemeliharaan
dan penjualan, pemantauan ketersediaan dan lokasi kendaraan berdasarkan
real-time, dan pelacakan indikator operasional masing-masing kendaraan,
termasuk penggunaan kilometer, perlindungan asuransi dan kebutuhan
pemeliharaan. Sistem pengelolaan armada Perseroan terdiri dari perangkat lunak
yang dikembangkan/diizinkan oleh SAP beserta aplikasi yang telah dikembangkan
secara internal (in-house).
3)
Pengelolaan
Pelanggan
Analisa informasi dan data mengenai
setiap pelanggan, termasuk demografi, sejarah transaksi dan preferensi, yang
memungkinkan Perseroan untuk secara efektif mengelola pelayanan pelanggan dan
menyempurnakan tingkat kepuasan pelanggan. Sistem pengelolaan data pelanggan
Perseroan terdiri dari perangkat lunak yang dikembangkan/diizinkan oleh SAP.
4)
Pengelolaan
Pengemudi
Analisa informasi dan data mengenai
setiap pengemudi, termasuk pendapatan, komisi, jumlah hari kerja, rute yang
dilalui, sejarah keluhan dan sejarah kinerja umum. Sistem pengelolaan pengemudi
Perseroan merupakan penyempurnaan sistem SAP yang telah dikembangkan secara
internal.
5)
Call
Center
Mengelola Call Center dan pemesanan
berdasarkan ketersediaan dan lokasi kendaraan. Sistem Call Center Perseroan
terdiri dari perangkat lunak yang telah dikembangkan/diizinkan oleh pihak
ketiga beserta perangkat lunak yang terkait.
Daftar Call Center Blue Bird adalah
sebagai berikut:
a. BLUE
BIRD PUSAKA, Regular Taxis: (021) 79171234/7941234
b. SILVER
BIRD, Executive Taxi : (021) 7981234
c. GOLDEN
BIRD, Limousine & Rental Car : (021) 7944444
d. BIG
BIRD, Charter Bus : (021) 7980808
e. Costumer
Care Center : (021) 797 1245
6)
Pemesanan
Secara Mobile
Memesan taksi melalui ponsel dan
ponsel tablet melalui aplikasi pemesanan secara mobile milik Perseroan pada
sistem operasi BlackBerry, ioS, Android dan Windows Phone. Sistem pemesanan
secara mobile Perseroan terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang
dikembangkan dan dibawah lisensi dari pihak ketiga.
7)
Pengelolaan
Keuangan
Mengelola pembayaran yang diterima,
termasuk komisi dari taksi dan pembayaran dari kendaraan limusin dan sewa mobil
dan bus charter, serta penyusunan informasi akuntansi dan keuangan. Sistem
pengelolaan keuangan Perseroan terdiri dari perangkat lunak yang
dikembangkan/diizinkan oleh SAP beserta aplikasi yang telah dikembangkan secara
internal.
8) Situs
Interaktif
Perseroan
memelihara situs interaktif yang menyediakan informasi mengenai layanan
Perseroan di samping juga kemampuan untuk memesan sejumlah layanan Perseroan.
Situs Blue Bird ini dapat diakses dengan mudah melalui ponsel maupun personal
computer dengan alamat: http://www.bluebirdgroup.com.
9) Aplikasi
ponsel “My Blue Bird”
Perseroan melakukan rebranding
aplikasi ponsel Taxi Mobile Reservation menjadi aplikasi ponsel My Blue Bird
untuk menjangkau dan melayani para pelanggan serta membantu para pengemudi. Untuk
menggunakan aplikasi ini, terlebih dahulu install aplikasi My Blue Bird dari
ponsel, kemudian lakukan registrasi dengan mengisi data diri tujuannya agar
data kita tersimpan, seperti nomor handphone yang digunakan untuk memudahkan
komunikasi dengan driver dan memudahkan untuk proses pemesanan
selanjutnya. Setelah semua data diri diisi selanjutnya kita akan menerima email
verifikasi. Email verifikasi yang kita terima menandakan bahwa aplikasi sudah
bisa digunakan.
10)
GPS
(Global Positioning System)
Untuk lebih meningkatkan pelayanan
dan kualitasnya, Blue Bird Group telah memanfaatkan teknologi Global
Positioning System atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPS, sudah sekitar
empat tahun belakangan ini Blue Bird menggunakan teknologi GPS (Global
Positioning System). Selain digunakan untuk melacak posisi armada-armadanya,
GPS ini juga digunakan sebagai sarana berkomunikasi antara armada taksi dengan
Call Center.
Berbeda dengan teknologi komunikasi
radio yang terbatas pada komunikasi suara yang sudah umum digunakan oleh
operator-operator taksi, teknologi GPS ini mempermudah operator dalam
menentukan posisi customer dan armada mana yang bisa menjangkaunya, sehingga
pelayanan bisa dilakukan lebih cepat dan mengurangi antrean order.Keunggulan
lainnya, customer tidak perlu mendengarkan suara berisik dari radio komunikasi
ketika ada lelang order yang masuk. Sebelum penerapan GPS, response time Blue
Bird Group berkisar antara 20-30 menit. Kini, response time berkisar antara
10-15 menit.
11) SMS Taksi
Blue Bird meluncurkan layanan yaitu
SMS Taxi: Order Taksi via SMS. Dengan layanan ini, pelanggan cukup mengirimkan
SMS ke nomor 1234 untuk melakukan order taksi.Pelayanan ini merupakan sebuah
langkah strategis yang diambil oleh Blue Bird untuk menjaring pelanggannya.
Untuk dapat melakukan order, customer terlebih dahulu harus mendaftarkan nomor
telepon selulernya melalui SMS atau website Blue Bird Group. Selain itu alamat
dimana taksi akan menjemput pelanggan juga harus didaftarkan. Setelah itu baru
pelanggan dapat memesan taksinya.
12)
Taksi
Voucher
Blue Bird memberikan fasilitas yang
memudahkan para pelanggannya dalam hal pembayaran. Kini para pelanggan Blue
Bird tidak lagi diharuskan membayar jasa taksi Blue Bird dengan uang tunai,
karena saat ini terdapat fasilitas taksi voucher yang dapat digunakan untuk
membayar jasa taksi Blue Bird sebagai pengganti uang tunai.
Untuk dapat menggunakan fasilitas
ini, pelanggan terlebih dahulu harus mengisi formulir taksi voucher melalui
website Blue Bird Group. Dalam formulir tersebut para pelanggan juga harus
mendaftarkan kartu kredit apa yang akan digunakan untuk pembayaran jasa taksi,
karena dalam penggunaan fasilitas taksi voucher ini pembayaran akan secara
otomatis dipotong dari rekening kartu kredit yang didaftarkan. Voucher yang
diterima oleh Blue Bird Group juga bertindak sebagai tanda terima dan akan
dikembalikan kepada para pelanggan pada setiap akhir bulan. Keuntungan yang
dapat dirasakan oleh pelanggan dalam menggunakan taksi voucher ini adalah
keefektifan dalam penggunaan uang tunai dan juga untuk menghemat waktu yang
berharga pada saat masuk dan keluar kendaraan.
Terdapat tiga pilihan voucher pada
Blue Bird Group, yaitu:
a. Credit Voucher Corporate
Setiap perusahaan harus memiliki
perencanaan dan pengendalian pengeluaran yang baik. Blue Bird sebagai mitra
transportasi perusahaan menawarkan Corporate Credit Voucher untuk memudahkan
pembayaran melalui penagihan setiap bulan. Dengan adanya aplikasi Credit
Voucher Management, perencanaan dan pengendalian pengeluaran transportasi
perusahaan menjadi lebih mudah.
b. Credit
Voucher Personal
Bagi individu yang menggunakan
taksi sebagai sarana transportasi sehari-hari, Blue Bird menawarkan Personal
Credit Voucher sebagai cara pembayaran baru dan lebih mudah. Pembayaran secara
auto debet dengan kartu kredit, dapat mengatur pengeluaran transportasi dengan
lebih baik.
c. Credit
Voucher Prabayar
Bagi individu dan perusahaan,
adanya Prepaid Credit Voucher menjadi solusi untuk cara pembayaran taksi.
Prepaid Credit Voucher dengan nominal tertentu dapat dipakai sebagai hadiah dan
diberikan kepada kerabat, anggota keluarga, mitra bisnis, karyawan ataupun pihak
lain.
13)
Pengadaan
EDP pada taksi reguler
Beberapa unit armada taksi reguler
telah dilengkapi dengan mesin Electronic Data Processing (EDP) untuk pembayaran
kartu debit, sehingga terdapat tambahan opsi pembayaran bagi para pelanggan.
Sehingga, jika pelanggan tidak membawa uang tunai dapat membayar menggunakan
kartu debit yang dimiliki.
3.
Pengelolaan Teknologi Informasi pada
Blue Bird Group
Untuk memastikan kehandalan sistem
informasi, perseroan menerapkan proses pengelolaan dengan prinsip sebagai
berikut:
a) Skalabilitas – Fleksibilitas
Infrastruktur Teknologi yang
dipergunakan dipastikan “scalable”, untuk memastikan dapat tumbuh dan mendukung
tumbuhnya Perseroan dalam jumlah transaksi Platform infrastruktur yang memiliki
skalabilitas serta ketersediaan yang tinggi. Guna mendukung dinamika usaha,
pertumbuhan usaha serta perubahan proses yang lebih efisien, dibutuhkan
kesiapan dari sisi infrastruktur yang fleksibel. Bukan saja fleksibel, tetapi
aspek ketersediaan juga menjadi kunci efektifitas dukungan IT kepada usaha.
b) Pengelolaan Infrastruktur IT
Penerapan proses monitoring
utilisasi, kapasitas tersedia menjadi kunci dalam pengelolaan ketersediaan
layanan IT bagi perseroan. Penerapan proses review berkala, memastikan kualitas
layanan yang terjaga dengan baik.
c) Pengelolaan Keamanan Sistem IT
Perseroan juga menerapkan sistem
untuk menjaga ketersediaan layanan Sistem Informasi dalam konteks keamanan
sistem, hal ini memastikan tidak terjadinya gangguan sistem karena ada gangguan
peretasan, malware maupun gangguan lainnya yang bersifat keamanan.
d) Pengelolaan Resiko
Risiko karena terganggunya pusat
Data (Data Center) karena force majeur atau hal lainnya dapat saja terjadi,
untuk menghindari gangguan yang mungkin terjadi, Perseroan memiliki DRC -
Disaster Recovery Center, dan sistem Backup yang terpadu. Dengan demikian,
layanan sistem informasi sebagai pendukung Perseroan akan selalu tersedia.
C.
KESIMPULAN
Sistem
teknologi informasi memegang peranan peting bagi setiap perusahaan untuk
memenangkan persaingan dalam dunia bisnis. Blue Bird Group sebagai perusahaan
transportasi terkemuka di Indonesia berhasil memanfaatkan perkembangan
teknologi informasi untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan. ERP-SAP
adalah salah satu sistem inti di sistem informasi Blue Bird Group, selain itu terdapat
sistem informasi lainnya yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan untuk memenuhi
kebutuhan otomatisasi operasi perseroan secara efektif dan efisien.
Pengelolaan IT yang baik juga
sangat diperlukan untuk mendung kegiatan operasional perusahaan. Perlu
dilakukan review
berkala, untuk memastikan kualitas layanan IT terlaksana dengan baik.
Selain itu, perlu perlu adanya perlindungan untuk memastikan tidak terjadinya gangguan sistem
karena ada gangguan peretasan, malware maupun gangguan lainnya yang bersifat
keamanan. Perlu juga dilakukan pengamanan atas adanya Risiko karena terganggunya
pusat Data (Data Center).
D.
REFERENSI
Annual
Report Blue Bird 2015. (http://www.bluebirdgroup.com/wp- content/uploads/2015/10/Annual-Report-Blue-BIrd-2015.pdf)
Annual Report Blue Bird 2014. (http://www.bluebirdgroup.com/wp- content/uploads/2015/05/AR_bluebird_2014_29apr_2015_lowres-audit- report1.pdf)
Anonim.
2014. Penerapan dan Implementasi
teknologi informasi pada perusahaan.
(http://blg22.blogspot.co.id/2014/11/penerapan-dan- implementasi- teknologi-informasi-pada-perusahaan.html)
Blue Bird Group.
Credit Voucher.
(http://www.bluebirdgroup.com/id/credit-voucher)
Jogiyanto, H.M.,
2010. Sistem Teknologi Informasi. Third
edition. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Kanal Info. 2016. My Blue Bird Cara Pesan Taksi Online. (http://www.kanalinfo.web.id/2016/06/my-bluebird-cara-pesan-taksi- online.html)
Kurnia, Andi. 2009. Apa itu SAP?. (https://dedikurnia.wordpress.com/2009/07/09/apa-itu-sap/)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komen o yo rek,, *suwun